Thursday, January 05, 2006

Bakso Tikus

Dear All,
Lately kan kabar bakso tikus, tahu dan ikan berformalin dan sebagainya lagi beredar di mana-mana.
Ada yang pada nonton liputannya jugakah? Gw sih emang nggak terlalu tertarik jadi ga niat nonton.Lagian ga bisa juga waktu itu.

Pasca tayangan itu, semua orang pada heboh. Temen-temen gw, baik di kantor maupun di yang lainnya sibuk ngegosipin masalah itu. Hampir semuanya kemudian memutuskan untuk ga makan bakso lagi.
Pas denger, gw cuma senyum aja. Nggak terlalu mikirin, gak terlalu perduli.

Tapi semalem, cowo gw nunjukin sms dari temennya yang jualan bakso di Bandung.
Isi sms-nya sangat menyedihkan. Karena isu tikus itu, dagangannya sepi banget.
Sampai jam 9 malem dia baru ngumpulin uang nggak nyampe seperempat dari pendapatannya biasa.
Dia bilang sebulan aja begini, dia bisa bangkrut.

Di sms selanjutnya dia menyesalkan, kenapa issue itu sampai di-blow up sedemikian hebohnya. Dia bahkan hampir menghujat stasiun TV yang menayangkan berita itu.

Yang gw bingung, sebenernya kan issue tikus yang suka dijadiin bakso itu udah lama banget. Dari jaman gw SMU (sekitar 5-6 tahun yang lalu) issue itu udah sering banget gw denger. Tapi baru sekarang aja diblow up sampe seheboh ini.

Kenapa?
Apakah emang cuma supaya tayangannya banyak ditonton orang?
Atau merasa punya tanggung jawab moral ke masyarakat untuk menyampaikan berita tersebut? Lalu bagaimana dengan tanggung jawab moral terhadap para pedagang yang kena imbasnya? Yang juga bagian dari masyarakat, dan.. well.. as we know.. hampir semua tukang bakso penghasilannya ngepas buat dia dan keluarga.
Atau adakah hal lain di balik issue itu? Dibuat heboh untuk nutupin hal lain yg kita nggak tau?

Iya.. gw emang bisa ngomong begini baru sekarang. Sebelumnya gw ga terlalu mikirin nasib para penjual itu. Atau mikirin kemungkinan motif di balik penyebaran berita itu. Gw baru 'melek' karena gw baca sendiri smsnya. Dan bukankah semua kejadian emang jadi makin 'berasa' setelah kita, atau orang-orang yang dekat terlibat langsung di dalamnya?

Gw nyesel karena selama ini ga pernah perduli sama orang-orang di sekitar gw. Thats why I try to share it wiv u, guys...
Bukan untuk menyombongkan hati gw yang tiba-tiba seolah-olah 'meleleh' [karena sungguh deh, gw ga bangga akan hal itu, secara takes like 23 years of life to make me realize that]. Cuma mau share, karena siapa tau email ini akan ada gunanya.. Suatu hari nanti :)


Regards
Vanya
*yang malam ini mau makan bakso pinggir jalan aja*

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home