Wednesday, June 21, 2006

Gangguan Menyebalkan

Kalau mau dibuat daftarnya, sebenarnya banyak banget hal-hal mengganggu yang bikin sebel di sekitar kita.

Orang yang ngeludah sembarangan di tempat umum
Pengendara mobil dan motor yang suka nyelak seenaknya
Minuman panas yang disajikan dengan sedotan
Pengamen di tempat makan yang dateng tiap 2 menit sekali
tukang minta sumbangan yang bawa-bawa nama agama
temen sekerja yang suka marah-marah nggak jelas
de el el de el el

Tapi selama kita nggak terlalu ambil pusing itu bisa dihadapi.
Lebih baik lagi kalau kita bisa menghindar.

Cuma kadang-kadang pas lagi sial, gangguan itu berputar di sekeliling kita dan kita nggak bisa berbuat apa-apa.
Contohnya temen seruangan yang berisik.
Ngobrol teriak-teriak
Kerja sambil mengeluh dan tentu saja keluhannya teriak-teriak juga.
Dan yang paling nyebelin ngomongnya sambil makan....

Masang iPod aja nggak ngebantu karena teriakannya melebihi volume iPod.
Mau digedein lagi malah gwnya nggak bisa denger kalo dipanggil boss.

Jadi gw mendongkol sendiri....

Saturday, June 10, 2006

Aku Bermimpi..

Beberapa malam yang lalu gw mimpi.
Mimpi yang aneh.
Sepertinya gw ngeliat flashback dari beberapa film.
Nggak tau film apa, tapi ada satu kesamaan.
Semuanya menampilkan adegan tentang sedihnya orang yang melihat orang lain meninggal.

Ibu yang ditinggal anaknya...
Suami yang ditinggal istrinya...
Dokter yang memandang pasiennya berhenti bernafas...

Dan gw bisa ngerasain sedihnya. Gw bisa ngerasain dada gw sesak dan susah bernafas.
Gw ngrasain air mata gw mau netes tiba-tiba.

Lalu gw kebangun.

Saat gw tidur lagi, gw kembali bermimpi.
Cuma sekarang agak berbeda. Gw melihat di sekeliling gw orang-orang kehilangan benda-benda kesayangannya.
Ada yang motornya tiba-tiba jatuh dan onderdilnya berantakan
Ada yang lagi ngeliatin rumahnya tau-tau kacanya pecah berhamburan
Ada anak kecil yang mobil-mobilannya kelindes mikrolet yang lewat

Dan sekali lagi dada gw sesak. Sekali lagi gw jadi susah bernafas dan ngerasain ada air di ujung mata gw.

Gw bukan orang yang terlalu percaya pertanda mimpi.
Itu sebabnya pas bangun gw ga berusaha mencari tau arti mimpi gw.
Tapi potongan-potongan mimpi itu terus-terusan berulang di kepala gw.

Dan gw berpikir...
Gw nonton film aja bisa ngerasain sedihnya ditinggal orang yang kita sayang atau kehilangan barang.
Yang meninggal karena usia atau rusak karena memang sudah waktunya aja sudah bikin sedih. Apalagi kalau meninggalnya karena hal lain, atau benda itu dirusakkan orang lain.
Bagaimana ya perasaan Tuhan, melihat setiap hari ada ciptaannya yang rusak atau meninggal?
Terlepas dari bagaimanakah bentuk Tuhan itu, apakah Dia bisa merasakan atau tidak, [yang sebenarnya gw ga terlalu peduli] gw jadi ngerasa manusia semakin tidak adil.
Enak aja saling menyakiti
Enak aja main ngerusak sana-sini.

Katanya sayang sama Tuhan
Tapi kok tega bikin Dia sakit hati dan sedih...

Haduuuhh dunia memang sudah gila.....
[apa gw yang gila ya ngomongnya serius gini.... ]

Tuesday, June 06, 2006

Another Letter

Dear Papa,
it's been a long time, I know.
I haven't talked to you nor thinking too much about you.
It's not that I forgot you already, but things are getting complicated lately. I don't know how to explain it but... yeah.. whatever..
I just miss you....
a lot.

I believe you saw the night when us.. your children.. had a fight.
And the brother - sisters casual fight had grown into a serious one.
I know u must be so sad. I don't have to see it but I know you do. Just like Mama.

I am trully sorry, Papa.. For not being a good daughter.
For not keeping my promise to take care of Mama.

I cried again, when my little brother came to my room, crying and told us that you were mad at him for yelling at Mama and Kakak. maybe you came on his dream, maybe he could hear your voice, I don't know. I don't wanna ask also.

It just bugs me. You had spoken to all of the family members but me. How come I have never heard your voice.
How come you have never came to my dream, except the night when I was on High School? And at that time you only said "Jangan Nakal-Nakal dong, Van"

And it makes me feel that I have dissapointed you, that you don't even want to talk to me.

I hope it's not right.

And I really miss you...